Terapi Alam merupakan salah satu "senjata andalan" dari RTH-TML, dimana terlihat jelas dari konsep 3T (Tani-Ternak-Terapi) yang dikembangkan oleh RTH-TML. Terapi Alam di TML dilaksanakan di TML Therapeutic Farm (Desa Sukawangi, Bogor), dimana lingkungannya masih alami sehingga menjadi lingkungan yang cocok untuk tujuan edukasi, terapi dan rekreasi. Semenjak tahun 2010, kami di RTH-TML telah menyaksikan banyak "keajaiban" yang terjadi pada individu dengan autisme (anak dan dewasa), dimana mereka mengalami transformasi positif melalui program Terapi Alam. RTH-TML melaksanakan Terapi Alam dengan mendasarkan pada berbagai penelitian mengenai kesehatan mental dan terapi perilaku untuk memfasilitasi para individu dengan autisme, menjadi lebih percaya diri dalam kemampuan mereka bersosialisasi dan belajar beradaptasi secara efektif di lingkungan baru.

Manfaat Umum Terapi Alam untuk Individu dengan Autisme
Di RTH-TML kami sangat meyakini bahwa Terapi Alam merupakan modalitas terapi yang efektif bagi individu dengan autisme fungsional. Bukankah semua peralatan terapi yang ada di berbagai ruangan terapi adalah mencontoh semua yang telah ada di alam? Program ini memberikan berbagai manfaat, termasuk aktivitas fisik, peluang untuk mengembangkan peningkatan keterampilan interaksi sosial terkait dengan membaca ekspresi wajah dan bahasa tubuh, mengurangi kecemasan dan stres, dan meningkatkan kepercayaan diri, pengaturan diri, efikasi diri, dan kemandirian.

1. Mengurangi Kecemasan dan Stres
Terapi alam terbukti mengurangi kecemasan dan stres pada individu dengan autisme. Sifat lingkungan alam yang menenangkan, dikombinasikan dengan dukungan terapeutik yang diberikan oleh para Therapeutic Educator (TE) terlatih yang bekerja secara khusus dengan masing-masing individu dengan autisme, sangat membantu individu dengan autisme merasa lebih rileks dan mengurangi kecemasan.

2. Memfasilitasi Aktivitas Fisik
Salah satu manfaat utama Terapi Alam untuk individu dengan autisme adalah memfasilitasi aktivitas fisik. Aktivitas fisik adalah sangat penting bagi individu dengan spektrum autisme karena membantu meningkatkan kesehatan fisik dan sangat mereduksi kecemasan mereka.

3. Meningkatkan Interaksi Sosial
Manfaat lain dari Terapi Alam bagi individu dengan autisme adalah meningkatkan kesempatan untuk mempraktikkan interaksi sosial di lingkungan alami. Interaksi sosial bisa menjadi tantangan tersendiri bagi individu dengan autisme, karena mereka sering kesulitan menafsirkan isyarat sosial dan berkomunikasi secara efektif dengan teman sebayanya.

4. Mempromosikan Rasa Percaya Diri dan Kemandirian
Selain itu, program Terapi Alam meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian pada individu dengan autisme. Ketika individu dengan autisme terlibat dalam aktivitas luar ruangan yang menantang dan berpartisipasi dalam sesi terapi, mereka didorong untuk mengambil risiko dan mendorong diri mereka keluar dari zona nyaman mereka. Kepercayaan diri dan keterampilan hidup mandiri yang dikembangkan individu dengan autisme dalam program terapi alam sering kali mengarah pada perubahan perilaku positif di lingkungan lain ketika menghadapi situasi sulit atau masalah sosial sepanjang masa remajanya.

5. Mengatasi Sensitivitas terhadap Kelebihan Sensorik
Dalam lingkungan Terapi Alam, klien terus-menerus berada di sekitar individu lain dalam kelompok teman terapi mereka, yang dapat menjadi tantangan bagi anak-anak yang lebih muda dan lebih tua dengan autisme yang berfungsi tinggi. Jika klien merasa mengalami kelebihan sensorik, TE menggunakan strategi penanggulangan seperti menggunakan ternak yang jinak atau benda-benda di alam yang dapat mereduksi kecemasan.

6. Mempraktikkan dan Meningkatkan Keterampilan Sosial di alam
Terapi alam adalah pengalaman sosial yang sangat intensif yang membantu siswa berlatih dan mempelajari keterampilan sosial, yang sering kali mengarah pada peningkatan percaya diri. Individu dengan autisme ini sering kali kesulitan untuk berkembang dalam lingkungan sosial dan menghadapi tantangan umum seperti cara menguraikan ekspresi wajah atau membaca suasana ruangan.
Di RTH-TML, kami menggunakan berbagai teknik untuk mengajarkan siswa keterampilan sosial antarpribadi yang mereka perlukan untuk membangun hubungan jangka panjang dengan teman sebaya dan anggota keluarga, yang penting dalam mengelola tantangan autisme dan Asperger pada remaja.

"Keajaiban" dari Terapi Alam 
Banyak orang tua yang memiliki anak dengan autisme sangat menyadari kekakuan dan keengganan terhadap lingkungan baru yang sering kali menyertai autisme. Di Terapi Alam, fokus kami adalah berlatih dan mendukung klien melalui transisi. Fokus pada transisi terapi alam ini membantu siswa membentuk kebiasaan yang diperlukan untuk melepaskan diri dari kekakuan yang pernah mereka alami dan menerapkan keterampilan yang mereka pelajari di satu lingkungan ke lingkungan kehidupan nyata.

Selama mengikuti program Terapi Alam, individu dengan autisme terus-menerus berpindah dari satu lingkungan ke lingkungan lainnya. Misalnya, mereka mungkin beralih dari lingkungan terapi alam peternakan, alam pertanian, hutan belantara, pemukiman penduduk hingga kembali lagi ke base camp.

Seringkali, jika individu dengan autisme mengalami kecemasan, mereka mungkin hanya tahu cara menenangkan diri dalam satu situasi tertentu. Dengan terus berpindah dari satu lingkungan ke lingkungan berikutnya, seperti yang mereka lakukan dalam model transisi yang disengaja, mereka belajar menggeneralisasi keterampilan mengatasi masalah untuk digunakan dalam berbagai situasi.

“Program Terapi Alam lainnya yang hanya bersifat ekspedisi tidak terlalu efektif untuk anak-anak dengan spektrum autisme,” kata Bu Ismi, salah seorang TE di RTH-TML. “Mereka hanya berada di satu setting dan terbiasa berada di sana. Begitu mereka meninggalkan lingkungan yang hanya berada di alam liar, mereka tidak tahu bagaimana menyesuaikan perilaku tersebut dengan kehidupan sehari-hari. Hal yang hebat tentang program kami di RTH-TML adalah kami membawa klienke berbagai lingkungan, mulai dari peternakan, perkebunan, hutan belantara, persawahan hingga pemukiman penduduk. Dengan cara ini mereka dapat melatih keterampilan transisi dan generalisasi.”

Mengapa Memilih Terapi Alam di RTH-TML ?
Mungkin ada juga lembaga terapi yang memiliki program serupa seperti RTH-TML, namun dapat dipastikan program Terapi Alam di RTH-TML adalah sangat berbeda, karena:
  • TML memiliki TML Therapeutic Farm, peternakan produktif yang didisain secara khusus untuk memberikan efek penyembuhan pada individu. Di TML Therapeutic Farm, individu dengan autisme dapat belajar bekerja di bidang agribisnis organik (pertanian, peternakan, perikanan), yang mana hasilnya benar-benar untuk dipasarkan dan dikonsumsi oleh masyarakat (jadi bukan hanya sebatas gimmick!)
  •  Saat pelaksanaan Terapi Alam, klien ditempatkan dalam kelompok dukungan sesuai usia dengan klien lain yang menghadapi tantangan serupa dan difasilitasi oleh TE yang sangat berpengalaman dalam menangani individu yang memiliki gangguan spektrum autisme.
  • Melibatkan terapi grounding (berjalan di berbagai lintasan dan kawasan tanpa menggunakan alas kaki) yang bertujuan untuk meregulasi sensori yang berujung pada penuruanan tingkat kecemasan
  • Melibatkan pengentasan isu makan selektif (food selectivity), dimana pada kebanyakan individu dengan autisme memiliki keengganan untuk mengkonsumsi sayuran. Saat Terapi Alam, klien diajak untuk memetik sayur organik yang ditanam di lingkungan TML Therapeutic Farm, dan berlanjut dengan mengolah dan mengkonsumsinya sendiri
  • Melibatkan AAT (Animal-Assisted Therapy), modalitas terapi yang melibakan ternak jinak (ayam, domba, sapi, ikan), ditujukan untuk menurunkan kecemasan dan menumbuhkan empati pada individu dengan autisme 
  • Melibatan ART (Attention Restoration Therapy), modalitas terapi yang melibatkan lingkungan alami yang ditandai dengan air mengalir (seperti air terjun, sungai, danau dan lainnya). ART sangat efektif untuk meningkatkan konsentrasi individu (Kaplan & Kaplan, 1995)
  • Aktifitas fisik yang melatih koordinasi anggota gerak, seperti memanjat pohon hingga memanjat tebing yang didisain khusus untuk tujuan terapi
  • Bermalam dengan tenda di alam, khusus untuk klien yang telah mampu mereduksi kecemasannya, mereka diarahkan untuk melakukan aktifitas yang lebih menantang daya adaptasi mereka seperti tidur di dalam tenda di alam 

Untuk infirmasi dan registrasi Terapi Alam, silahkan mengklik tombol berikut.